

Andry Sjamsu
Executive Director, Siloam Hospital Palembang
Di SHPL, Inovasi Berangkat dari Masalah yang Nyata.
“Yang paling memahami proses kerja justru mereka yang menjalaninya setiap hari.”
Bagi Pak Andry, di situlah inovasi seharusnya dimulai dari persoalan yang benar-benar dihadapi tim, lalu dari sana mencari solusi yang paling tepat untuk membuat pekerjaan lebih baik.

Dukungan leaders, supporters, atau momen bersama seluruh tim.

Momen perjalanan menuju Liga Nasional.
Inovasi digital di SHPL bukan soal teknologinya. Bagi Pak Andry, teknologi adalah cara untuk membuat pekerjaan menjadi lebih aman, lebih nyaman, dan lebih mudah, baik bagi pasien maupun tim yang menjalankannya setiap hari.
SHPL memang punya banyak inovasi digital. Namun di balik setiap teknologi yang digunakan, selalu ada persoalan nyata yang lebih dulu ditemukan di rumah sakit. Sesuatu yang dialami pasien, dirasakan tim, atau berulang dalam proses sehari hari.
Jadi, yang dicari bukan teknologi untuk sekadar digunakan. Yang dicari adalah solusi untuk masalah yang memang perlu diselesaikan.
Dari sana, tim mulai mencoba. Melihat apa yang bisa diperbaiki, mencari cara yang paling masuk akal, lalu mengembangkannya sampai benar benar bisa digunakan.
01 — DARI PAIN POINT
Yang paling tahu masalahnya adalah orang yang mengerjakannya.
Bagi Pak Andry, ini bukan sekadar prinsip. Ini memang cara tim bekerja.
Setiap unit diberi ruang untuk melihat persoalannya sendiri, membawanya ke meja diskusi, lalu mencari jalan keluarnya bersama.
Dan pembicaraan soal perbaikan tidak hanya muncul saat ada kompetisi. Apa yang ditemukan di lapangan dibawa ke rapat koordinasi mingguan, monthly meeting, town hall, hingga diskusi lintas departemen. Di sana, tim membahas apa yang sebenarnya perlu diperbaiki dan apa yang bisa mulai dicoba.
Seperti kata Pak Andry, “Kami mendorong tim untuk bisa fokus pada solusi penyelesaian masalah yang mereka hadapi, bukan pada teknologinya.”
Karena pada akhirnya, teknologi hanya alat. Yang lebih penting adalah apakah solusi tersebut benar benar membuat pekerjaan menjadi lebih baik bagi orang yang menjalankannya.
02 — PERAN LEADER
Mulai dari Masalahnya.
Baru Cari Solusinya.
Pak Andry tidak meminta tim untuk datang dengan jawaban yang sudah jadi. Yang ia dorong adalah keberanian untuk mulai mencoba.
Tidak harus dengan teknologi yang rumit. Tidak harus langsung sempurna. Selama berangkat dari kebutuhan yang nyata dan solusinya memang mungkin dijalankan, sebuah ide layak mendapat kesempatan.
“Ketika sebuah ide solusi inovasi dihargai, didengarkan, dan diberi kesempatan untuk berkembang, kepercayaan diri tim akan tumbuh dengan sendirinya.”
Karena itu, proses mencoba menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. Ada ruang untuk berdiskusi, menguji, menerima masukan, bahkan belajar dari percobaan yang belum berhasil. Dari sana, ide bisa berkembang berdasarkan apa yang benar benar terjadi di lapangan.
Kolaborasi juga menjadi bagian dari proses tersebut. Ketika sebuah persoalan menyentuh lebih dari satu area, tim dari berbagai departemen dapat membawa sudut pandangnya masing masing. Bukan untuk mencari siapa yang punya jawaban paling tepat, tetapi untuk menemukan solusi yang paling mungkin bekerja bersama.
“Ketika sebuah ide solusi inovasi dihargai, didengarkan, dan diberi kesempatan untuk berkembang, kepercayaan diri tim akan tumbuh dengan sendirinya.”
Andry Sjamsu — Executive Director, Siloam Hospital Palembang
03 — KETIKA IDE MELANGKAH JAUH
Dari kebutuhan sederhana, menjadi perjalanan ke tingkat nasional.
Salah satu momen yang paling berkesan bagi Pak Andry adalah melihat tiga inovasi dari SHPL berhasil melaju hingga Final League MRIA.
SHPL Digi, TASYA, dan Penjaga SIKAP tidak bermula sebagai proyek besar. Semuanya berangkat dari kebutuhan yang ditemui sehari hari di lapangan. Dari sana, tim mencoba, mengevaluasi, memperbaiki, lalu kembali mencoba sampai menemukan solusi yang terasa tepat.
Ketika akhirnya ketiga inovasi tersebut melangkah lebih jauh, dukungan yang datang pun terasa lebih besar dari sekadar dukungan untuk sebuah tim. Banyak orang di SHPL ikut mengikuti prosesnya, memberi semangat, dan merasa bangga melihat apa yang berhasil dicapai bersama.
Bagi Pak Andry, mungkin di situlah salah satu hal menarik dari inovasi. Sebuah ide bisa dimulai dari satu orang atau satu tim, tetapi ketika terus berkembang, dampaknya bisa dirasakan jauh lebih banyak orang.



3 TIM
SHPL
Melaju hingga Liga Nasional MRIA
3
INOVASI
Kini menjadi bagian dari daily operations SHPL
1
REPLIKASI
Tasya telah diimplementasikan di SHMD
PERSI AWARD 2024
Tasya meraih Peringkat III Kategori 9; tercantum sebagai salah satu dari lima finalis.
Sumber: PERSI Award 2024 ↗
04 — DAMPAK KEBERADAAN MRIA
Yang Dibawa SHPL dari MRIA Bukan Hanya Pencapaian.
Bagi SHPL, pencapaian di MRIA menjadi lebih berarti ketika ide yang dibawa ke kompetisi tetap menemukan tempatnya dalam pekerjaan sehari-hari. Solusi kembali ke tim yang menggunakannya, proses yang perlu diperbaiki, dan pada akhirnya pasien yang merasakan dampaknya.
Tiga inovasi yang kini menjadi bagian dari daily operations SHPL berangkat dari kebutuhan yang berbeda. Tim Penjaga SIKAP mengembangkan Siloam Keselamatan dan Aset Presisi untuk menjawab kebutuhan digitalisasi asset tagging dan pengelolaan aset. ePatrol Security memanfaatkan barcode untuk membantu efektivitas patroli dan monitoring keamanan. Sementara Tasya, Virtual Customer Service, dikembangkan untuk mendukung pelayanan informasi kepada pelanggan dan kemudian direplikasi ke SHMD.
Ketiganya bukan berhenti sebagai proyek untuk mengikuti kompetisi. Seperti yang disampaikan Pak Andry, yang paling membanggakan adalah ketika inovasi benar-benar menjadi bagian dari daily operations dan memberikan dampak bagi pasien maupun pekerja yang menjalankannya. Solusi-solusi itu tetap digunakan karena memang membantu pekerjaan yang harus diselesaikan setiap hari.
Di titik ini, MRIA bukan lagi sekadar panggung untuk menunjukkan ide. Proses workshop, coaching, dan feedback membantu tim membuat solusi menjadi lebih komprehensif, mengembangkan ide dengan lebih baik, serta mengukur dampaknya secara lebih terukur sebelum dibawa kembali ke unit.
05 — PENCAPAIAN SHPL
Tiga inovasi SHPL, sampai ke Liga Nasional.
Perjalanan SHPL di MRIA tidak berhenti di satu kompetisi.
Pada 2023, dua tim SHPL berhasil melaju ke Liga Nasional. SHPL Corp membawa SHPL Digi, sebuah inovasi digitalisasi untuk pemeriksaan area dan pencatatan limbah. Sementara The Little Great hadir dengan TASYA (Tanya Siloam Sriwijaya), virtual customer service yang kini telah diimplementasikan di SHMD dan meraih Juara III PERSI Award 2024.
Dua tahun kemudian, cerita itu berlanjut lewat Penjaga SIKAP. Membawa Siloam Keselamatan dan Aset Presisi, mereka kembali membawa nama SHPL hingga Final League MRIA 2025.
Tiga tim, tiga inovasi, dan tiga cara berbeda untuk menjawab kebutuhan yang benar benar terjadi di lapangan.
Bagi Pak Andry, pencapaian ini punya arti lebih dari sekadar kompetisi. Ketika sebuah tim berhasil sampai ke panggung nasional, rasa bangga itu tidak hanya dirasakan oleh mereka yang ada di dalam tim. Ada banyak orang di SHPL yang ikut menyaksikan, mendukung, dan merasa menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Sebab ketika satu tim membawa idenya lebih jauh, cerita itu pada akhirnya menjadi cerita SHPL juga.
INOVASI 01
Tim Penjaga SIKAP
Siloam Keselamatan dan Aset Presisi
Siloam Keselamatan dan Aset Presisi dikembangkan untuk menjawab kebutuhan digitalisasi asset tagging dan pengelolaan aset, sehingga proses yang sebelumnya perlu ditangani secara manual dapat dibuat lebih terstruktur dan mudah dipantau.
TIM PENJAGA SIKAP · FINALIS FINAL LEAGUE (LIGA NASIONAL) MRIA 2025
INOVASI 02
ePatrol Security
Patroli dan monitoring keamanan berbasis barcode
ePatrol Security memanfaatkan barcode untuk meningkatkan efektivitas patroli dan monitoring keamanan, dengan proses yang lebih terpantau bagi tim di lapangan.
INOVASI SHPL DALAM MRIA
INOVASI 03
Tasya
Virtual Customer Service
Tasya, Virtual Customer Service, dikembangkan untuk mendukung pelayanan informasi kepada pelanggan di SHPL. Setelah diimplementasikan di SHPL, Tasya juga direplikasi ke SHMD dan kemudian meraih Peringkat III PERSI Award 2024 pada Kategori 9: Customer Service, Marketing & Public Relation.
DIREPLIKASI KE SHMD · PERINGKAT III PERSI AWARD 2024 · FINALIS FINAL LEAGUE (LIGA NASIONAL) MRIA 2023

06 — PERUBAHAN YANG TERASA
Dari Menyelesaikan Tugas Menjadi Memperbaiki Cara Kerja.
Menurut Pak Andry, perubahan yang paling terasa justru ada pada cara tim melihat pekerjaan sehari hari.
Ketika menemukan kendala, pembicaraannya tidak lagi berhenti pada siapa yang harus mengerjakan. Tim mulai bertanya, “Bagaimana proses ini bisa dibuat lebih baik?”
Pertanyaan sederhana itu membuka ruang untuk melihat kembali cara kerja yang selama ini dijalankan. Apa yang sudah berjalan baik, apa yang masih menyulitkan, dan apa yang mungkin bisa dicoba dengan cara yang berbeda.
Lama lama, cara berpikir itu ikut terbawa ke keseharian. Terlihat dari cara tim berdiskusi, bagaimana antarunit saling membantu, sampai keberanian untuk mencoba ketika menemukan sesuatu yang masih bisa diperbaiki.
MRIA Membantu Ide Menjadi Lebih Matang.
Bagi SHPL, MRIA menjadi ruang untuk mengembangkan ide yang lahir dari pekerjaan sehari hari. Lewat workshop, coaching, dan feedback, tim punya kesempatan untuk menguji solusi yang mereka buat, melihat dampaknya, dan menemukan apa yang masih bisa disempurnakan.
Yang dibawa pulang setelah kompetisi bukan hanya hasil akhirnya. Ada pengalaman untuk mencoba, menerima masukan, lalu menyempurnakan ide bersama tim.
Dan ketika ditanya apa yang bisa dimulai oleh leader lain, Pak Andry justru memilih jawaban yang sederhana.
“Jangan mulai dengan mengejar inovasi. Mulailah dengan membuat orang berani menyampaikan ide, gagasan, dan solusi.”
Karena mungkin, peran seorang leader bukan selalu menemukan jawabannya. Terkadang, cukup memberi ruang agar orang lain berani mencarinya.
“Inovasi tidak lahir karena kita meminta tim untuk menjadi kreatif, tetapi dari rekan-rekan kerja yang berada di garis depan pelayanan, saat mereka merasa didengar, dipercaya, dan diberi kesempatan untuk mencoba.”
Andry Sjamsu — Executive Director, Siloam Hospital Palembang
07 — LEADERS CIRCLE
Ketika Masalah Menjadi Awal Sebuah Inovasi.
Cerita Pak Andry dimulai dari sesuatu yang sangat dekat dengan keseharian. Masalah yang muncul berulang kali, proses yang terasa belum sempurna, atau hal kecil yang sebenarnya bisa dibuat lebih baik.
Dari sanalah percakapan tentang inovasi dimulai.
MRIA Leaders Circle hadir untuk membawa percakapan itu lebih dekat. Mendengar bagaimana para leader di berbagai unit melihat persoalan, mengambil keputusan, dan memberi ruang bagi ide yang datang dari tim.
Tidak ada satu cara yang bisa diterapkan di semua tempat. Yang ada adalah pengalaman yang bisa dibagikan, sudut pandang yang bisa dipertukarkan, dan mungkin satu dua hal yang bisa dibawa kembali untuk dicoba.
Karena sering kali, perubahan dimulai dari kemauan untuk melihat pekerjaan sehari hari dengan cara yang berbeda.
Cerita ini menjadi bagian dari seri Leaders Circle, yang menghadirkan perspektif para pemimpin di balik perjalanan inovasi MRIA dan cara mereka membawa ide menjadi perubahan yang nyata.